PELIHARA HATIMU AGAR
TETAP TENANG TIDAK GELISAH
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Ketahuilah bahwa hati ibarat penguasa dalam
tubuh manusia. Abu Hurairah mengatakan bahwa hati adalah ibarat raja sedangkan
anggota badan ibarat pasukannya. Apabila buruk rajanya maka buruk pula
pasukannya.
Rasulullah salallahu alaihi wassalam
mengingatkan dalam sabda beliau :
ألآ وإن في الجسد مضغة, إذا صلحتصلح الجسد كله,وإذا فسدت فسدالجسد كله, ألآ وهي القلب
Sesungguhnya dalam tubuh manusia ada segumpal daging.
Apabila ia baik maka akan baik pula seluruh tubuhnya. Dan apabila ia buruk maka
buruk pula seluruh tubuh. Ketahuilah dia itu adalah hati. (H.R Imam Bukhari dan
Imam Muslim).
Oleh karena itu JAGALAH KEADAAN HATIMU agar tetap
tenang. Jangan sampai dipenuhi oleh kegelisahan, kesedihan dan gundah gulana.
Ingatlah bahwa ketika hati gundah gulana maka akan mendatangkan rasa malas
beribadah, tak bisa berfikir jernih, sulit mengendalikan emosi bahkan mudah
marah.
Ketahuilah bahwa ada beberapa jalan yang bisa dilakukan
agar hati menjadi tenang, terasa nyaman, diantaranya :
Pertama : Dengan banyak berdzikir mengingat Allah. Allah Ta’ala berfirman :
الَّذِينَ آمَنُوا
وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ
الْقُلُوبُ
(Yaitu) orang orang yang beriman dan hati mereka
menjadi tentram dengan mengingat Allah, Ketahuilah hanya dengan mengingat Allah
hati menjadi tentram. (Q.S ar Ra’du 28).
Kedua : Dengan banyak membaca al Qur an. Allah Ta'ala berfirman :
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا
يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا
Dan Kami turunkan dari
al Qur an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat BAGI ORANG YANG BERIMAN,
sedangkan bagi orang yang zhalim (al Qur an itu) hanya akan menambah kerugian.
(Q.S al Isra’ 82).
Imam Ibnu
Katsir berkata : Allah Ta'ala memberi tahukan tentang al Qur an yang
tidak datang kepadanya kebathilan baik dari depan maupun dari belakangnya. Al
Qur an merupakan obat penyembuh dan rahmat bagi orang orang yang beriman yakni
dapat MENGHILANGKAN BERBAGAI PENYAKIT DI DALAM HATI seperti keraguan,
kemunafikan, kemusyrikan dan penyimpangan. Sekali gus SEBAGAI RAHMAT yang
membawa dan mengantarkan kepada keimanan, hikmah dan melahirkan keinginan untuk
mencari kebaikan. (Tafsir Ibnu Katsir).
Syaikh Muhammad Amin asy
Syinqith berkata : Penawar atau obat bagi penyakit hati atau jiwa
seperti keraguan, kemunafikan dan perkara lainnya. (Tafsir Adhwaul Bayan).
Tentang surat al Isra’
82 ini, Syaikh as Sa’di berkata : PENYEMBUHAN yang dimaksud adalah bersifat
umum untuk menyembuhkan PENYAKIT HATI dari syubhat dan kebodohan, pemikiran
rusak dan penyimpangan yang buruk serta niat yang buruk. (Selain itu) juga
untuk MENYEMBUHKAN TUBUH DARI RASA SAKIT DAN GANGGUANNYA. (Tafsir Taisir
Karimir Rahman).
Wallahu A'lam. (3.702).